Kerajinan Tangan

ok

Ian sedang mengerjakan Djimbe di bengkel seninya, Chak-chak Art Shop yang terletak di Jalan Raya Jatinangor no 9.

Djimbe Jatinangor Tembus Pasar Luar Negeri

Djimbe dan guiro, keduanya adalah alat musik tradisional yang berasal dari luar negeri. djimbe berasal dari Afrika sedangkan guiro berasal dari Amerika latin. Namun ternyata kedua alat musik ini biasa diproduksi oleh Ian Sopyan (36), seorang pengrajin dari Cibeusi, Jatinagor, Bandung.

Ian mengaku awalnya melihat sebuah Djimbe dan memperhatikannya saja, karena iseng ia mencoba menirunya, tenyata ia berhail membuat sebuah Djimbe dan menjualnya kepada teman. Semenjak saat itu pada 1999 Ian mulai menekuni dunia kerajinan tangan ini.

“Awalnya pada tahun 1999 saya melihat djimbe dan memperhatikannya, lalu saya mencoba membuatnya sendiri, ternyata saya berhasil membuatnya. Lalu saya menjualnya kepada teman. Semenjak itu saya mulai menekuni kerajinan tangan ini,” kata Ian.

Awalnya Ian mengaku kesulitan untuk menjual produk kerajinan tangan hasil karyanya ini, namun saat itu pada tahun 2000 Ian mengetahui di Gasibu, Bandung digelar sebuah pameran seni, Ian pun mencoba mengikuti pameran itu, ternyata antusiasme masyarakat cukup tinggi akan produk yang ia buat.

“Waktu itu sekitar tahun 2000 ada pameran di Gasibu, Bandung dan saya mengikutinya, ternyata lumayan laris. Semenjak saat itu juga saya punya link untuk pemasarannya,” ujar Ian.

Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang, baru pada tahun 2001 Ian mendirikan bengkel seni yang diberi nama Chak-chak Art Shop yang terletak di Jalan Raya Jatinangor no 9.

Di sini Ian dan sejumlah karyawannya memproduksi berbagai macam kerajinan tangan, antara lain djimbe, guiro, didgerindo, marawis, congkak, rebana, tanimbar, patung, dan topeng.

Untuk membuat djimbe Ian membutuhkan bahan baku kayu, kawat, tambang dan kulit kambing. Bahan baku kayu yang kini semakin sulit didapatkan dari daerah Bandung didapatkan dari daerah Blitar. Sedangkan kulit kambing, biasanya didapatkan dari Solo dan Garut.

Saat ini Ian mengaku tengah sibuk menangani pesanan djimbe dari para pembeli. Karena itu ia membeli djimbe setengah jadi dari para pengrajin di daerah Blitar. Ian membuat djimbe setengah jadi tersebut hingga menjadi djimbe siap pakai.

“Saat ini karena banyak pesanan jadi saya mendatangkan djimbe setengah jadi dari daerah Blitar, sedangkan kulit kambing dari garut dan solo. Kami megampelas, mengukir, mengecat dan menyelesaikan djimbe setengah jadi itu hingga siap pakai.” Ujar Ian.

Untuk menangani usahanya ini Ian telah mempekarjakan tujuh orang karyawan pengrajin. Pembeli produk hasil karya Ian tidak hanya berasal dari Bandung saja, tapi juga telah sampai ke Kalimantan, Medan, dan Bali. Bahkan, Ian mengaku hasil karyanya telah sampai ke luar negeri, diantaranya ke Kuwait dan Brunai Darussalam.

Selain Ian masih banyak pengrajin lainnya di daerah Cibeusi, Jatinangor, Bandung. Menurut Ian para pengrajin di daerahnya sangat membutuhkan koperasi agar pemasaran produk-produk kerajinan tangan ini menjadi mudah. Para pengrajin pemula biasanya sangat sulit memasarkan karyanya padahal karya tersebut mampu bersaing baik di dalam maupun di luar negeri.

“Sulitnya pemasaran membuat para pengrajin pemula biasanya menjual murah hasil karyanya pada pembeli, mungkin karena mereka berpikir lebih baik laku dari pada tidak laku sama sekali, sehingga banyak yang merugi dan akhirinya gulung tikar. Karena itu dibutuhkan suatu Koperasi pengrajin.”

(tulisan ini dibuat saya magang di Harian SINDO, dimuat tanggal 20-11-2008)

Explore posts in the same categories: bebas

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

One Comment on “Kerajinan Tangan”

  1. sambis Says:

    kami PINBOO Bandung hendak mempromosikan pruduk PIN, dlm berbagai model mulai seperti pin penitik,
    pin gantungan kunci bolak-balik, pin gantungan kunci+crop pembuka botol,
    pin magnet,dan pin gantunagn kunci 1 muka, kami juga menjual laminasi(glossy, salur/kanvas, gliter, dll)
    dan bahan baku pin mulai dari ukuran 25mm s/d 75mm.
    terimakasih..
    tlp. (022)91147817, (022)91357313
    http://www.pinboo.org
    proprint_pinboo@yahoo.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: